Lewat ke baris perkakas

Pemerintah Fokus Dorong UMKM Masuk Digital

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram dan Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Yuana Setiowati Barnas memberikan piagam penghargaan kepada Ketua Asosiasi Peternak Puyuh Indonesia (APPI) Selamet wuryadi, disela acara Penguatan Jaringan Usaha Sentra Peternak Puyuh Melalui KUR dan IUMK di Jakarta, baru-baru ini. (Kompas)
Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram dan Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Yuana Setiowati Barnas memberikan piagam penghargaan kepada Ketua Asosiasi Peternak Puyuh Indonesia (APPI) Selamet wuryadi, disela acara Penguatan Jaringan Usaha Sentra Peternak Puyuh Melalui KUR dan IUMK di Jakarta, baru-baru ini. (Kompas)

JAKARTA РKementerian Koperasi dan UKM bersama BUMN dan juga pihak swasta mencanangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Indonesia menuju ke ranah ekonomi digital.

Program ini lakukan bersama antara Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementrian Koperasi dan UKM, PT Pos Indonesia, serta Nurbaya Initiative.

“Kami menyambut baik kegiatan ini karena penggalangan UMKM untuk masuk ke era digital atau e-commerce menjadi prioritas Kementerian Koperasi dan UKM,” kata Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram pada acara Media Briefing e-Commerce Untuk UMKM, di Gedung Smesco Jakarta, Jumat (17/6/2016).

Agus menambahkan, berbagai inisiatif Kemenkop dan UKM saat ini difokuskan pada kegiatan memfasilitasi UKM dalam meningkatkan pengetahuan dan wawasan bisnis, akses pasar domestik dan internasional, serta distribusi produk UKM untuk tujuan domestik maupun internasional.

“Kegiatan ini juga sejalan dengan kebijakan kami yang menargetkan terjadinya reformasi koperasi melalui metode reorientasi. Kami juga berharap nantinya koperasi dan UMKM di Indonesia dapat mengubah pola pikir dan pola tindaknya menuju koperasi dan UMKM yang sehat, kuat, mandiri, dan tangguh, serta berdaya saing tinggi. Sehingga, ke depan, koperasi-koperasi di Indonesia mampu menjadi koperasi moderen yang berdaya saing dan memastikan tiada koperasi tanpa IT di Indonesia”, papar Agus.

Agus menjelaskan, sinergitas pihaknya dengan PT Pos sudah dijalankan dengan menyediakan space UMKM corner di lokasi kantor Pos di seluruh Indonesia.

“Di sinilah peran Pos Indonesia untuk bisa memasarkan produk UMKM hingga ke seluruh pelosok negeri, bahkan ke luar negeri”, jelas Agus.

Menteri Kominfo Rudiantara mengemukakan bahwa pemerintahan Jokowi bertekad penuh untuk memajukan perekonomian Indonesia berbasis digital melalui program mendorong UMKM rambah dunia online.

“Saat ini, kurang dari lima persen UMKM yang telah online. Angka ini tentunya dapat berubah apabila pemerintah dan masyarakat saling mendukung untuk memastikan pelaku UMKM di Indonesia dapat aktif bersaing di ranah e-commerce agar visi Indonesia menjadi digital energy of Asia dapat tercapai”, kata Rudiantara.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pos Indonesia Gilarsi Wahyono Setijadi mengatakan, kerjasama yang dilakukan bersama Nurbaya Initiative bertujuan untuk merangkul UMKM dan masyarakat yang belum memiliki akses internet untuk dapat melakukan transaksi online.

“Nurbaya Initiative akan melakukan roll-out e-kiosk di seluruh cabang PT Pos untuk memudahkan masyarakat melakukan transaksi e-commerce, khususnya bagi mereka yang belum terkoneksi dengan internet”, imbuh Gilarsi.

Gilarsi menambahkan, e-kiosk tersebut akan difokuskan untuk menjual produk-produk UMKM dari seluruh Indonesia.

“Dengan demikian, saya berharap bahwa inisiatif seperti ini akan mampu merevitalisasi PT Pos Indonesia menjadi sebuah e-commerce hub dengan skala nasional”, pungkas dia.

(Kompasdotcom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *