Peringati 70 ASRI Gelar Kongres Alumni Dengan Spirit Merawat Keberagaman Lewat Seni

 

 

BANTUL-Akademi Seni Rupa Indonesia (A.S.R.I) adalah akademi seni pertama di Indonesia. Keputusan mendirikan akademi seni ini melalui Konggres Kebudayaan Nasional di Magelang pada tanggal 20 s.d. 25 Agustus 1958. Secara resmi ASRI berdiri melalui Surat Keputusan Menteri P.P. dan K. dengan no. 32/Kebud tentang pendirian Akademi Seni Rupa Indonesia.
“Peresmian ASRI dilakukan pada tanggal 15 Januari 1950, di Bangsal Kepatihan Yogyakarta oleh Menteri P.P. dan K. yaitu Ki Mangunsarkoro. Direktur yang pertama adalah R.J. Katamsi. Dalam jejak-jejak sejarah yang termaktub dalam berbagai dokumen dan arsip, posisi dan peran ASRI dirasakan sangat penting dalam terbentuknya semangat kebangsaan di Indonesia.Demikian papar Suwarno Wirosetrotomo selaku panitia kepada awak media pada Kamis(16/1) di kampus ISI Yogyakarta .
Ditambahkan pula bahwa ASRI mengalami tiga kali perubahan status dari akademi menjadi Sekolah Tinggi (STSRI “ASRI”) dan saat ini menjadi Fakultas Seni Rupa Institut Seni Indonesia Yogyakarta (FSR ISI Yogyakarta). Tahun 2020 ini adalah peringatan 70 tahun Hari Lahir ASRI. Bagi FSR ISI Yogyakarta peringatan ini menjadi istimewa karena 70 tahun perjalanan dari ASRI hingga FSR ISI Yogyakarta saat ini adalah gambaran perkembangan dunia pendidikan seni rupa di Indonesia, tegasnya .
Sementara Nano Warsono ketua pelaksana menyampaikan bahwa Tema peringatan 70 tahun ASRI adalah “LINTASAN CITA DAN CIPTA SENI RUPA INDONESIA”.
” Tema ini dipilih untuk merangkai dinamika perkembangan akademi seni ini dalam peran dan sumbangannya terhadap dunia seni rupa Indonesia. Sepanjang 70 tahun perjalanannya, ASRI hingga saat ini menjadi FSR ISI Yogyakarta turut serta dalam dinamika perkembangan seni rupa Indonesia, baik melalui dinamika wacana seni maupun dalam produksi karya-karya seni yang dibuat oleh para dosen, alumni, dan para mahasiswanya.’paparnya .
Dijelaskan pula bahwa dalam perhelatan ini akan digelar pula beberapa rangkaian kegiatan seperti 15 Januari 2020 ziarah ke makam direktur pertama ASRI dan ziarah ke kompleks makam seniman Girisapto, Imogiri. Kegiatan ini sebagai refleksi atas pencapaian dan peran para pendiri ASRI. Dalam ziarah ini disampaikan pula peran R.J. Katamsi sebagai direktur pertama ASRI dan sekaligus pelopor penting dalam pendidikan di Indonesia terutama di bidang seni dan kebudayaan.
19 Januari 2020 kongres pertama ikatan alumni ASRI, STSRI “ASRI” dan FSRD/FSR ISI Yogyakarta.
“Kongres ini menjadi tonggak penting bagi keberadaan ikatan alumni yang hingga usia ke 70 tahun ini belum pernah dilembagakan. Kongres akan diselenggarakan di Gedung Sasana Ajiyasa FSR ISI Yogyakarta.
20 Januari 2020 Peringatan HARLAH ke-70 ASRI di Gedung Serbaguna ISI Yogyakarta. Acara ini akan dibuka oleh Rektor ISI Yogyakarta. Pidato Kebudayaan akan disampaikan oleh Haryatmoko. Akan diberikan penghargaan Pratisara ASRI yaitu pemberian penghargaan untuk alumni berdedikasi” pungkasnya .(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *